• SMK ANALIS KESEHATAN JEMBER
  • YOUR BRIGHT FUTURE STARTS HERE

PROFIL SMK ANALIS KESEHATAN JEMBER

SMK Analis Kesehatan Jember adalah sebuah lembaga pendidikan menengah kejuruan yang berdiri pada tahun 2007 dan beralamat di Jl. Arowana Gg. 8 No. 14 Kebonagung, Kaliwates Jember dengan rekom Bupati Nomor : 421/470.25/426.41.6/2007. Pada tahun 2009 ijin Operasional dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur No: 421/5/7768/103.05/2009 berhasil didapatkan.

Pada Awal berdiri SMK Analis Kesehatan Jember bernama SMK Analis Kesehatan Bhakti Negara Jember dibawah naungan Yayasan Jember International School. Pada tahun 2011 berganti nama menjadi SMK Analis Kesehatan Jember dibawah Yayasan Al Azhar Gebang Tengah Patrang kemudian pada tahun 2020 dibawah Yayasan Bhakti Negara Jember. Sejak tahun ajaran 2022/2023, SMK Analis Kesehatan Jember bertempat di Jl. Ikan Kakap Gg Masjid Al Awwalul Khoir-Gilih, Kebonagung, Kaliwates Jember, Gebang, Kec. Patrang, Kab. Jember. Jarak SMK Analis Kesehatan Jember ke Ibukota berdasarkan publikasi Kaliwates dalam Angka Tahun 2022 sejauh 4,9 Km.

Kelurahan Kebon Agung, tempat SMK Analis Kesehatan Jember berada, memiliki potensi wilayah yang khas dan mendukung pengembangan pendidikan. Letak geografis yang strategis dengan akses mudah dari berbagai penjuru Jember menjadikan lokasi ini ideal untuk sebuah lembaga pendidikan. Di sekitar kelurahan ini, terdapat banyak lahan pertanian yang subur serta beberapa unit usaha kecil dan menengah, memberikan peluang bagi program keahlian yang terkait dengan kesehatan dan analisis pangan untuk berkembang. Selain itu, keberadaan pasar tradisional dan pusat perdagangan lokal memperkaya sumber daya ekonomi yang bisa dimanfaatkan oleh siswa untuk praktek kerja industri dan kewirausahaan.

Infrastruktur di Kelurahan Kebon Agung juga mendukung kegiatan pendidikan. Selain fasilitas pendidikan dasar dan menengah yang memadai, kelurahan ini juga dilengkapi dengan fasilitas kesehatan seperti puskesmas dan klinik. Hal ini sangat bermanfaat bagi program keahlian kesehatan yang diajarkan di SMK Analis Kesehatan Jember. Meskipun demikian, masih terdapat beberapa kendala dalam sarana dan prasarana sekolah, seperti media/alat praktikum dan laboratorium yang perlu terus ditingkatkan kualitasnya.

Kehadiran fasilitas kesehatan di sekitar Kelurahan Kebon Agung mendukung kegiatan praktek siswa dan kolaborasi dengan tenaga medis profesional. Misalnya, siswa dapat 2 melakukan praktek kerja lapangan di puskesmas atau klinik terdekat, sehingga mereka memperoleh pengalaman praktis yang relevan dengan bidang studi mereka. Ini juga membuka peluang bagi siswa untuk memahami secara langsung kondisi kesehatan masyarakat di lingkungan sekitar.

Budaya lokal di Kebon Agung, yang ditandai dengan semangat gotong royong dan kerjasama, sangat mendukung aktivitas sekolah. Semangat ini tercermin dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, seperti kerja bakti, bantuan sosial, dan partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan sekolah. Budaya gotong royong yang kuat ini menciptakan lingkungan yang harmonis dan kondusif bagi pengembangan pendidikan di SMK Analis Kesehatan Jember.

Selain itu, terdapat cukup banyak lansia di Kelurahan Kebon Agung. Kondisi ini membuka peluang untuk program keahlian yang berkaitan dengan perawatan kesehatan lansia. Siswa dapat mempelajari kebutuhan kesehatan lansia secara langsung dan terlibat dalam program-program pengabdian masyarakat yang fokus pada kesehatan dan kesejahteraan lansia. Ini tidak hanya memberikan pengalaman praktis yang berharga bagi siswa tetapi juga meningkatkan kesadaran mereka terhadap pentingnya perawatan kesehatan bagi kelompok usia lanjut. Keterlibatan dalam kegiatan ini juga mengajarkan siswa tentang empati dan tanggung jawab sosial, yang merupakan nilai-nilai penting dalam profesi kesehatan.

Sebagai Lembaga pendidikan Kesehatan SMK Analis Kesehatan Jember memiliki komitmen tinggi terhadap sumber daya manusia yang berkualitas dan siap menghadapi persaingan dalam era pasar bebas. Komitmen tersebut diwujudkan dalam berbagai strategi baik dalam bidang Pengembangan Kurikulum, Optimalisasi sumber daya operasional. pengembangan program kemitraan dengan dunia usaha untuk praktek kerja industri maupun penggalangan partisipasi masyarakat untuk program beasiswa bagi siswa berprestasi.

Dalam upaya mendekatkan pendidikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungan, Kurikulum SMK Analis Kesehatan Jember disusun dengan mengacu pada Standar Isi (SI) dan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) yang telah ditetapkan oleh pemerintah serta mengacu pada kondisi lingkungan sekitar. Penyusunan kurikulum mi diharapkan akan mampu mengakomodasi potensi yang ada di daerah dan meningkatkan kualitas satuan pendidikan, baik dalam aspek akademis maupun non-akademis, memelihara/ mengembangkan budaya daerah, menguasai perkembangan iptek tanpa meninggalkan budi pekerti luhur dan nilai-nilai agama serta meningkatkan kepedulian peserta didik terhadap lingkungan.

SMK Analis Kesehatan Jember pada mulanya merupakan SMK Kecil, sehingga dalam perjalanan memajukan pendidikan dilakukan secara bertahap, baik dari segi sarana prasarana pembelajaran, pendidik dan tenaga kependidikan, relasi kerjasama dengan dunia usaha maupun dari segi industri. Berbagai kendala dan hambatan yang dihadapi oleh SMK Analis Kesehatan Jember diantaranya dalam bidang sarana dan prasarana (media/alat praktikum, laboratorium, unit pengembangan produksi dan jasa) masih kurang sempurna meskipun sudah relative lengkap.

  1. Kompetensi dasar seluruh mata pelajaran kejuruan telah mengadopsi kebutuhan kompetensi yang ada di DUDIKA;
  2. Naskah kerjasama yang meliputi pelaksanaan PKL, guru tamu, rekrutmen tenaga kerja sudah terwujud dengan hampir seluruh institusi pasangan/DUDIKA yang dimuliki;
  3. Program penulusuran tamatan yang dilaksanakan oleh BKK kurang Optimal.

Namun demikian ada Kelemahan dan Ancaman yang dimiliki, antara lain :

  1. Adanya kebijakan DUDIKA yang membatasi tenaga kerja berdasar strata pendidikan dan jender;
  2. Adanya regulasi yang membatasi tenaga kerja dibidang kesehatan harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR), yang mana dalam pengurusannya minimal lulusan diploma 3;
  3. Alumni yang memiliki minat rendah untuk bekerja di luar daerahnya karena tdak memperoleh dukungan dan orang tua;
  4. Adanya lulusan yang memliki karakter yang belum sesuai tuntutan dunia usaha Industri;
  5. Ketidakpercayaan beberapa DUDIKA tentang kemampuan adaptasi lulusan SMK untuk langsung terjun di durua kerja.

Komentari Tulisan Ini
Halaman Lainnya
Visi dan Misi SMK Analis Kesehatan Jember

   Visi SMK Analis Kesehatan Jember Melalui proses pendidikan yang integrative holistic kita bina peserta didik menjadi insan yang berilmu, bertakwa dan berbudi pekerti yang l

15/01/2023 21:23 - Oleh Administrator - Dilihat 417 kali